Dokumentasi / Mahasiswa
1 / 27

1.1 Ringkasan Hak Akses Mahasiswa

Mahasiswa dapat menggunakan SiLAT untuk:

  • Melengkapi profil mahasiswa.
  • Melihat ringkasan program pada dashboard.
  • Mendaftar program/periode yang aktif.
  • Memilih mitra/tempat kegiatan atau mengajukan mitra baru.
  • Mengunggah dokumen bukti akademik saat pendaftaran.
  • Melakukan presensi pembekalan.
  • Melakukan presensi kegiatan harian, yaitu masuk dan pulang.
  • Mengajukan Lupa Presensi jika lupa melakukan presensi realtime, sesuai kuota periode.
  • Mengajukan WFA (Work from anywhere) untuk tanggal atau rentang tertentu jika diizinkan mitra/program dan memiliki bukti pendukung.
  • Mengajukan pindah tempat.
  • Mengajukan perubahan data pembimbing lapangan.
  • Mengunggah progres laporan.
  • Melihat rekap presensi, catatan harian, sanksi, dan status laporan.
  • Mencetak laporan presensi, form catatan harian, dan berita acara nilai jika nilai sudah final.

1.2 Login dan Dashboard

Mahasiswa masuk ke sistem menggunakan akun yang sudah tersedia. Setelah login, mahasiswa akan diarahkan ke dashboard sesuai role.

Dashboard mahasiswa menampilkan:

  • Status profil mahasiswa.
  • Status pendaftaran efektif berdasarkan kombinasi status peserta dan status periode.
  • Panel Program Saya yang berisi kartu untuk semua program aktif yang sedang diikuti.
  • Tombol Detail sebagai pintu masuk utama workflow program.
  • Tombol Presensi untuk aksi presensi harian jika program aktif secara operasional.
  • Link presensi pembekalan jika ada event pembekalan yang sesuai.
  • Deadline penting dalam 7 hari ke depan; jika tidak ada, sistem menampilkan deadline terdekat berikutnya.
  • Ringkasan usulan mitra dan akses monitoring sesuai hak role.

Jika mahasiswa belum melengkapi profil atau belum memiliki program aktif, beberapa fitur seperti pendaftaran, presensi, dan laporan dapat belum tersedia.

Pada dashboard, program dianggap aktif secara operasional jika status peserta adalah Active dan periode program masih aktif. Jika peserta masih Active tetapi periode program sudah nonaktif, status akan ditampilkan sebagai Periode Nonaktif dan program tidak diperlakukan sebagai program aktif untuk aksi harian seperti presensi.

1.3 Profil Saya

Menu: Profil Saya

Mahasiswa wajib melengkapi profil sebelum melakukan pendaftaran program.

Data yang diisi:

  • NPM.
  • Nama lengkap.
  • Email mahasiswa.
  • Nomor HP.
  • Program studi.
  • Foto profil, jika ingin menampilkan avatar personal pada navigasi dan dokumen tertentu.

Program studi menentukan jenjang mahasiswa, misalnya D3 atau S1. Jenjang ini dipakai sistem untuk membaca syarat akademik yang sesuai saat pendaftaran program.

Foto profil memakai file gambar JPG, PNG, atau WebP dengan batas ukuran yang ditentukan sistem. Jika foto profil dihapus, sistem kembali memakai inisial nama pengguna.

1.4 Pendaftaran Program

Menu: Pendaftaran Program

Pendaftaran program dilakukan melalui tiga halaman.

Halaman 1. Program dan Periode

Mahasiswa memilih:

  • Program kegiatan.
  • Periode program.
  • Program studi, mengikuti data profil mahasiswa dan tidak dipilih manual.

Setelah memilih program dan periode, klik Lanjutkan.

Periode hanya dapat dipilih jika masih tersedia untuk pendaftaran. Jika periode sudah nonaktif, terkunci, atau berada di luar rentang pendaftaran, mahasiswa tidak dapat membuat pendaftaran baru pada periode tersebut.

Halaman 2. Mitra dan Pembimbing Lapangan

Mahasiswa memilih mitra/tempat kegiatan.

Pilihan yang tersedia:

  • Memilih mitra aktif yang sudah ada.
  • Mengajukan mitra baru jika tempat belum tersedia.

Data pembimbing lapangan yang dapat diisi:

  • Nama pembimbing lapangan.
  • HP pembimbing lapangan.
  • Email pembimbing lapangan.
  • HP kontak mahasiswa selama periode ini.

Email pembimbing lapangan bersifat opsional saat pendaftaran awal. Email ini wajib dilengkapi sebelum mahasiswa mengajukan seminar dan dapat digunakan admin/koordinator untuk mengirim akses portal Pembimbing Lapangan.

Jika data sudah benar, klik Lanjutkan. Jika perlu memperbaiki pilihan program/periode, klik Kembali.

Halaman 3. Rule Program, Kelayakan Akademik, dan Dokumen Bukti

Mahasiswa mengisi data kelayakan akademik:

  • Pernyataan sudah mengambil Kerja Praktik atau program terkait di KRS.
  • Total SKS.
  • Semester saat ini.
  • IPK.

Mahasiswa juga wajib mengunggah satu file PDF berisi:

Transkrip Sementara + KRS Semester saat ini.

Batasan dokumen pendaftaran:

  • Format file: PDF.
  • Maksimal ukuran file: 5 MB.
  • Pada revisi pendaftaran, file lama tetap dipakai jika mahasiswa tidak mengunggah file baru.

Klik Kirim Pendaftaran untuk mengirim data ke admin/koordinator.

1.5 Cara Kerja Validasi Kelayakan Akademik

Sistem memeriksa kelayakan berdasarkan rule program dan jenjang program studi mahasiswa.

Aturan default saat ini:

Jenjang Minimal SKS Minimal Semester Minimal IPK
D3 80 4 2,00
S1 100 6 2,00

Catatan:

  • Nilai di atas dapat berubah melalui Konfigurasi Program oleh admin.
  • Program studi mahasiswa menentukan jenjang yang dipakai.
  • Jika total SKS, semester, atau IPK belum memenuhi syarat, sistem menolak pendaftaran dan menampilkan pesan validasi.
  • Mahasiswa juga harus mencentang bahwa program/KP sudah diambil pada KRS semester berjalan.

1.6 Status Pendaftaran

Setelah dikirim, pendaftaran menunggu verifikasi admin/koordinator.

Status dasar enrollment yang dapat muncul:

Status Arti
Draft Pendaftaran masih tersimpan sebagai draft dan belum dikirim.
Pending Verification Pendaftaran sudah dikirim dan menunggu validasi.
Revision Required Admin/koordinator meminta perbaikan data.
Active Pendaftaran disetujui dan mahasiswa dapat menjalankan program.
Rejected Pendaftaran ditolak.
Cancelled Pendaftaran dibatalkan.
Completed Program selesai.

Jika status Revision Required, mahasiswa dapat membuka kembali form pendaftaran, memperbaiki data, lalu mengirim ulang.

Dashboard mahasiswa memakai status efektif, yaitu gabungan status enrollment dan status periode program:

Kondisi Tampilan di dashboard
Enrollment active dan periode aktif Aktif
Enrollment active tetapi periode nonaktif Periode Nonaktif
Enrollment draft/pending/revisi pada periode nonaktif Periode Tidak Tersedia
Enrollment completed Selesai
Enrollment rejected Ditolak
Enrollment cancelled Dibatalkan
Belum punya enrollment Belum Mendaftar

Ringkasan status hanya menampilkan kategori yang memiliki jumlah data. Contoh: jika mahasiswa memiliki 1 peserta aktif dan 1 peserta pada periode nonaktif, dashboard menampilkan Aktif 1 dan chip Periode Nonaktif 1, bukan tujuh baris status kosong.

1.7 Usulan Mitra Baru

Menu: Usulan Mitra

Mahasiswa dapat mengajukan mitra baru jika tempat kegiatan belum tersedia pada daftar mitra, layanan usulan mitra sedang dibuka, dan periode terkait tidak terkunci.

Data yang diisi:

  • Periode program.
  • Nama instansi/mitra.
  • Alamat.
  • Kota.
  • Latitude dan longitude.
  • Nama pembimbing lapangan, jika sudah ada.
  • HP pembimbing lapangan, jika sudah ada.

Sistem menyediakan sugest lokasi:

  • Pertama dari riwayat internal sistem.
  • Jika tidak ditemukan, sistem dapat mengambil sugest eksternal.

Mahasiswa dapat memilih lokasi dari peta agar koordinat lebih akurat. Usulan akan berstatus menunggu validasi sampai diproses admin/koordinator.

1.8 Presensi Pembekalan

Presensi pembekalan muncul di dashboard mahasiswa jika admin/koordinator sudah membuka event pembekalan untuk periode/program yang sesuai.

Cara melakukan presensi pembekalan:

  1. Buka dashboard mahasiswa.
  2. Klik Presensi Pembekalan pada event yang tersedia.
  3. Izinkan browser mengakses lokasi GPS dan kamera.
  4. Pastikan lokasi terbaca.
  5. Ambil foto realtime dari kamera.
  6. Klik Simpan Presensi.

Batasan presensi pembekalan:

  • Presensi hanya dapat dilakukan satu kali untuk satu event pembekalan.
  • Lokasi pembekalan ditentukan admin/koordinator.
  • Mahasiswa tidak dapat mengubah marker lokasi pembekalan.
  • Field koordinat lokasi pembekalan bersifat readonly.
  • Sistem menghitung jarak mahasiswa dari lokasi pembekalan.
  • Jika radius maksimum diatur dan mahasiswa berada di luar radius, presensi ditolak.
  • Foto wajib diambil langsung dari kamera.

1.9 Presensi Kegiatan Harian

Menu: Presensi

Presensi kegiatan harian hanya dapat dilakukan jika mahasiswa memiliki enrollment dengan status Active.

Halaman Presensi memiliki dua tab:

Tab Isi
Presensi Peta lokasi, form presensi masuk/pulang, kamera realtime, dan tabel Check-in Terakhir.
Lupa Presensi Form pengajuan Lupa Presensi, info periode/mitra, koordinat lokasi pengajuan, kuota maksimal, kuota terpakai, sisa kuota, kamera realtime, dan tabel Riwayat Pengajuan Lupa Presensi.

Setiap hari, mahasiswa melakukan dua presensi:

  • Masuk: dilakukan saat mulai kegiatan.
  • Pulang: dilakukan saat selesai kegiatan.

Data yang dikirim saat presensi:

  • Aksi presensi, yaitu masuk atau pulang.
  • Snapshot GPS mahasiswa yang tersimpan di server.
  • Koordinat form sebagai tampilan peta dan pembanding audit.
  • Foto realtime dari kamera.
  • Catatan aktivitas.
  • Device info dan IP yang dicatat otomatis oleh server.

Catatan aktivitas berbeda sesuai aksi:

  • Saat presensi masuk, catatan menjadi Rencana Aktivitas.
  • Saat presensi pulang, catatan menjadi Realisasi Aktivitas.

Catatan wajib diisi dan sebaiknya ditulis jelas, minimal menggambarkan pekerjaan yang benar-benar akan atau sudah dilakukan.

1.9A Lupa Presensi

Tab Lupa Presensi digunakan jika mahasiswa lupa melakukan presensi realtime.

Data yang diisi:

  • Tanggal presensi yang terlupa.
  • Jam presensi.
  • Jenis presensi: Masuk atau Pulang.
  • Catatan aktivitas, yaitu rencana untuk Masuk atau realisasi untuk Pulang.
  • Alasan lupa presensi.
  • Foto bukti realtime dari kamera.
  • Koordinat GPS lokasi pengajuan.

Informasi yang ditampilkan:

  • Mitra dan periode program.
  • Rentang tanggal presensi yang berlaku.
  • Kuota maksimal pengajuan.
  • Jumlah pengajuan yang sudah digunakan.
  • Sisa kuota.
  • Riwayat pengajuan terbaru.

Aturan penting:

  • Pengajuan hanya bisa dibuat selama kuota masih tersedia.
  • Jika kuota maksimal diatur 0 oleh admin, fitur Lupa Presensi tidak aktif.
  • Pengajuan tidak boleh untuk tanggal masa depan.
  • Pengajuan harus berada dalam rentang tanggal presensi periode.
  • Sistem menolak pengajuan pada Sabtu, Minggu, atau tanggal libur periode.
  • Sistem menolak duplikasi jenis presensi pada tanggal yang sama.
  • Pengajuan Pulang hanya dapat dibuat jika sudah ada presensi Masuk pada tanggal tersebut.
  • Jam Pulang harus setelah jam Masuk.
  • Data baru masuk sebagai presensi resmi setelah disetujui Pembimbing Lapangan, admin, atau koordinator.
  • Jika mahasiswa melakukan presensi Pulang tanpa presensi Masuk, data pulang tetap tersimpan sebagai presensi belum berpasangan. Hari tersebut belum dihitung valid sampai presensi masuk dilengkapi melalui Lupa Presensi dan disetujui.

1.9B Pengajuan WFA

Menu: Pengajuan WFA

WFA atau Work from anywhere digunakan ketika mitra mengizinkan mahasiswa bekerja dari lokasi selain kantor/mitra pada tanggal tertentu atau dalam rentang kegiatan tertentu.

Alur mahasiswa:

  1. Buka menu Pengajuan WFA.
  2. Klik Ajukan WFA.
  3. Pilih enrollment/program aktif.
  4. Isi tanggal mulai dan tanggal selesai WFA.
  5. Isi lokasi rencana WFA, koordinat jika tersedia, aktivitas yang akan dilakukan, dan alasan WFA.
  6. Unggah bukti pendukung, misalnya foto/screenshot surat resmi, email, atau instruksi chat WA/messenger dari mitra.
  7. Kirim pengajuan dan tunggu review admin/koordinator.

Aturan penting:

  • Pengajuan harus berada dalam rentang tanggal presensi periode/enrollment.
  • Tanggal mulai tidak boleh sebelum tanggal hari ini.
  • Mahasiswa hanya dapat memiliki satu pengajuan WFA berstatus menunggu pada satu waktu.
  • Pengajuan WFA yang masih menunggu atau sudah disetujui tidak boleh bertabrakan tanggal dengan pengajuan WFA lain.
  • Jika pengajuan WFA mencakup hari ini, pengajuan harus dikirim sebelum mahasiswa melakukan presensi pada hari tersebut. Setelah presensi hari ini tercatat, WFA untuk hari ini ditolak agar mode kerja harian tidak bercampur.
  • Pengajuan dapat dibatalkan selama statusnya masih menunggu.
  • Presensi baru diperlakukan sebagai WFA setelah pengajuan disetujui.

Dampak saat presensi:

  • Jika tanggal hari ini termasuk pengajuan WFA yang sudah disetujui, halaman Presensi menampilkan informasi WFA aktif hari ini.
  • Presensi tetap wajib memakai snapshot GPS server-side, kamera realtime, jam presensi, dan catatan aktivitas.
  • Radius mitra tidak memblokir presensi pada tanggal WFA yang disetujui.
  • Presensi disimpan dengan penanda work_mode = wfa dan terhubung ke pengajuan WFA.
  • Jika tidak ada WFA yang disetujui pada tanggal tersebut, presensi berjalan sebagai onsite dan tetap mengikuti validasi radius mitra.

1.10 Cara Kerja Status Presensi

Sistem menentukan status presensi berdasarkan jam server dengan zona waktu Asia/Jakarta.

Jadwal default:

Rentang Waktu Status
07:00 sampai sebelum 08:00 Masuk
08:00 sampai sebelum 12:00 Datang Terlambat
12:00 sampai sebelum 16:00 Pulang Cepat
16:00 sampai sebelum 19:00 Pulang

Catatan:

  • Jadwal dapat diubah oleh admin pada Konfigurasi Program.
  • Di luar rentang waktu aktif, presensi ditolak dengan pesan bahwa check-in hanya dapat dilakukan pada jam kerja.
  • Sistem membatasi satu presensi masuk dan satu presensi pulang resmi per hari.
  • Presensi pulang tanpa presensi masuk tetap dapat disimpan, tetapi berstatus belum berpasangan dan tidak dihitung sebagai hari hadir valid.
  • Jika presensi pulang tanpa presensi masuk tersimpan, sistem menawarkan pengajuan Lupa Presensi Masuk selama kuota masih tersedia.
  • Hari hadir hanya dihitung jika terdapat pasangan Masuk dan Pulang yang valid pada hari kerja.
  • Jika satu hari hanya memiliki satu data presensi, misalnya hanya Masuk atau hanya Pulang, hari tersebut tidak dihitung sebagai hari hadir pada nilai kehadiran dan rekap efektif.

1.11 Cara Kerja Penghitungan Durasi

Durasi harian dihitung setelah mahasiswa melakukan presensi pulang.

Rumus:

Durasi harian = waktu presensi pulang - waktu presensi masuk

Contoh:

Masuk  : 07:35
Pulang : 16:10
Durasi : 8 jam 35 menit

Durasi minimal default adalah 6 jam per hari.

Jika durasi kurang dari durasi minimal, sistem memberi sanksi poin.

Rumus sanksi default:

Sanksi = pembulatan ke atas((durasi minimal - durasi aktual) / 60 menit) x poin sanksi per jam

Default poin sanksi per jam kurang adalah 1 poin.

Contoh:

Durasi minimal : 6 jam
Durasi aktual  : 4 jam 30 menit
Kekurangan     : 1 jam 30 menit
Pembulatan     : 2 jam
Sanksi         : 2 poin

1.12 Cara Kerja Penghitungan Jarak

Sistem menghitung jarak antara koordinat mahasiswa dan koordinat lokasi mitra/tempat kegiatan.

Perhitungan menggunakan rumus Haversine:

a = sin(delta_lat / 2)^2 + cos(lat_awal) x cos(lat_tujuan) x sin(delta_lng / 2)^2
jarak = radius_bumi x 2 x atan2(sqrt(a), sqrt(1 - a))

Default radius bumi:

6.371.000 meter

Jarak disimpan dalam meter.

Contoh:

Lokasi mitra      : -5.3655200, 105.2432500
Lokasi mahasiswa  : -5.3659000, 105.2436000
Jarak hasil sistem: disimpan sebagai meter

Batasan jarak:

  • Default radius maksimum presensi adalah 5.000 meter.
  • Jika radius maksimum diisi 0, validasi batas jarak dapat dianggap tidak aktif.
  • Nilai radius maksimum dapat diubah oleh admin.
  • Jika jarak mahasiswa lebih besar dari radius maksimum, presensi ditolak.

1.13 Batasan Foto dan Kamera

Presensi kegiatan dan presensi pembekalan membutuhkan foto realtime.

Batasan foto:

  • Foto wajib diambil langsung dari kamera melalui browser.
  • Upload file foto manual tidak digunakan pada form presensi.
  • Format kamera diproses oleh sistem sebagai data gambar.
  • Foto kamera diperkecil otomatis oleh browser sebelum dikirim agar ukuran data tidak terlalu besar.
  • Ukuran foto default maksimal 4.096 KB.
  • Jika ukuran foto melebihi batas, sistem menolak presensi.

Saran penggunaan:

  • Gunakan browser modern.
  • Izinkan akses kamera.
  • Pastikan pencahayaan cukup.
  • Jangan menutup tab sebelum presensi berhasil disimpan.

1.14 Batasan Lokasi GPS

Agar presensi berhasil:

  • Browser harus diberi izin akses lokasi.
  • GPS/perizinan lokasi perangkat harus aktif.
  • Koneksi internet harus stabil.
  • Lokasi yang dikirim harus berada dalam rentang latitude -90 sampai 90 dan longitude -180 sampai 180.
  • Sistem menyimpan snapshot GPS ke server saat lokasi berhasil terbaca. Snapshot ini menjadi sumber koordinat final saat presensi disimpan.
  • Snapshot GPS harus masih segar sesuai konfigurasi periode. Jika sudah kedaluwarsa, ambil ulang lokasi atau muat ulang halaman.
  • Jika koordinat form berbeda jauh dari snapshot GPS server, presensi ditolak karena berpotensi dimanipulasi.
  • Jika snapshot GPS berada di luar radius lokasi mitra, presensi ditolak.
  • Jika akurasi GPS kurang baik tetapi masih dalam radius, presensi dapat tersimpan dengan penanda audit lokasi.
  • Jika titik peta kurang pas, tunggu beberapa saat lalu muat ulang halaman agar sistem membuat snapshot GPS baru.

Sistem menyimpan snapshot GPS, akurasi, jarak Haversine ke mitra, dan flag audit. Akurasi tetap bergantung pada perangkat, browser, jaringan, dan izin lokasi pengguna.

1.15 Detail Program Saya

Menu: Ringkasan Program, lalu klik tombol Detail pada kartu program.

Halaman detail program memakai tab agar workflow mahasiswa tidak bercampur dalam satu halaman panjang.

Tab Isi utama
Detail Program Ringkasan pelaksanaan, data program/periode, mitra, dosen pembimbing, pembimbing lapangan, deadline periode, tombol ajukan pindah mitra, dan tombol perubahan pembimbing.
Pembekalan Event pembekalan yang sesuai program/periode dan tombol presensi pembekalan jika tersedia.
Presensi & Catatan Presensi harian, log presensi, catatan harian, badge jumlah catatan yang perlu validasi/klarifikasi, tombol cetak catatan harian, dan tombol cetak laporan presensi.
Pelaporan Form unggah progres laporan sampai Pelaporan Tahap 4/Laporan Lengkap Bab 1 sampai 5, status review, catatan reviewer, dan file unggahan.
Seminar & Penilaian Pengajuan seminar, ACC seminar, jadwal seminar, penilaian dosen via sistem, atau penilaian manual yang divalidasi admin/koordinator.
Penyelesaian Upload bukti penyerahan laporan hardcopy, tombol cetak laporan, rekap nilai akhir setelah final, dan tombol cetak berita acara nilai jika nilai sudah final.

Tab Pelaporan hanya digunakan untuk unggahan progres laporan sampai Laporan Lengkap. Jenis unggahan progres pada tab Pelaporan:

  • Proposal Rencana Kerja.
  • Pelaporan Tahap 1: Bab 1.
  • Pelaporan Tahap 2: Bab 1 dan 2.
  • Pelaporan Tahap 3: Bab 1, 2 dan 3.
  • Pelaporan Tahap 4/Laporan Lengkap: Bab 1 sampai 5.

Batasan file unggahan laporan:

  • Format file: PDF, DOC, atau DOCX.
  • Maksimal ukuran file: 10 MB.
  • Setiap unggahan disimpan dengan status review.

1.16 Seminar & Penilaian

Menu: Ringkasan Program > Detail > tab Seminar & Penilaian

  • Mahasiswa wajib memiliki email pembimbing lapangan pada enrollment.
  • Jika email belum ada, mahasiswa harus mengajukan pelengkapan/perubahan data pembimbing terlebih dahulu.
  • Seminar diajukan melalui workflow Pengajuan Seminar, bukan sebagai progres laporan biasa.
  • Pengajuan seminar baru dapat dilakukan setelah mahasiswa mengunggah Pelaporan Tahap 4/Laporan Lengkap Bab 1 sampai 5.
  • ACC seminar dapat dilakukan melalui dua jalur: dosen pembimbing menyetujui lewat sistem, atau mahasiswa mengunggah berkas ACC seminar dari dosen untuk divalidasi admin/koordinator.
  • Penilaian seminar juga memiliki dua jalur: dosen pembimbing mengisi nilai via sistem, atau mahasiswa menginput komponen nilai manual dan mengunggah berkas bukti/form penilaian untuk divalidasi admin/koordinator.
  • Setelah seminar berstatus selesai, mahasiswa masih dapat mengajukan seminar lagi jika diperlukan, misalnya untuk perbaikan/ulang sesuai keputusan akademik.

Komponen nilai seminar:

Komponen Bobot
Penguasaan materi/metode 20%
Sikap ilmiah dan argumentasi 10%
Teknik penyajian dan kebahasaan 10%
Originalitas laporan 30%
Relevansi dan keterpaduan laporan 15%
Penulisan, format, dan bahasa 15%

Sistem menghitung nilai total dari komponen tersebut. Pada jalur manual, mahasiswa menginput komponen nilai sesuai form bukti dan admin/koordinator memvalidasi kesesuaian berkasnya.

1.17 Penyelesaian dan Hardcopy

Menu: Ringkasan Program > Detail > tab Penyelesaian

Tab Penyelesaian digunakan untuk tahap akhir setelah pelaporan dan seminar. Mahasiswa mengunggah bukti penyerahan laporan hardcopy pada tab ini.

Hardcopy tidak termasuk jenis unggahan pada tab Pelaporan. Pemisahan ini membuat progres laporan hanya berisi tahapan akademik sampai Laporan Lengkap, sedangkan bukti penyerahan fisik menjadi bagian dari penyelesaian program.

Pada tab ini mahasiswa juga dapat mencetak laporan jika data penting sudah tersedia, terutama dosen pembimbing dan pembimbing lapangan.

Jika nilai akhir sudah difinalisasi admin/koordinator, tab Penyelesaian menampilkan:

  • Nilai dosen pembimbing.
  • Nilai pembimbing lapangan.
  • Nilai dasar.
  • Pengurangan final.
  • Total nilai.
  • Status finalisasi.
  • Tombol cetak Berita Acara Nilai.

Berita Acara Nilai memakai data final yang sudah disahkan sistem. Hari, tanggal, dan jam pada berita acara mengikuti waktu seminar agar dokumen konsisten dan tidak berubah berdasarkan waktu cetak.

1.18 Cara Kerja Sanksi Keterlambatan Laporan

Setiap periode dapat memiliki deadline dan bobot sanksi sendiri.

Jika mahasiswa mengunggah laporan setelah deadline, sistem menghitung sanksi.

Ada dua mode sanksi:

  • Per hari: jumlah hari terlambat dikali poin per hari.
  • Tetap: poin dikenakan sekali ketika terlambat.

Rumus sanksi per hari:

Sanksi = jumlah hari terlambat x poin deadline

Contoh:

Deadline       : 10 Juli
Tanggal upload : 13 Juli
Terlambat      : 3 hari
Poin deadline  : 5 poin per hari
Sanksi         : 15 poin

Sanksi dari presensi dan laporan masuk ke total sanksi enrollment.

1.19 Catatan Harian

Catatan harian dibuat otomatis dari presensi masuk dan pulang.

Sumber catatan:

  • Catatan presensi masuk menjadi Rencana Aktivitas.
  • Catatan presensi pulang menjadi Realisasi Aktivitas.

Catatan harian menampilkan:

  • Tanggal.
  • Jam masuk.
  • Jam pulang.
  • Durasi.
  • Jarak saat masuk.
  • Jarak saat pulang.
  • Rencana aktivitas.
  • Realisasi aktivitas.
  • Status validasi Pembimbing Lapangan.

Status validasi catatan harian:

Status Arti
Menunggu Pembimbing Lapangan Catatan belum divalidasi oleh Pembimbing Lapangan.
Tervalidasi Pembimbing Lapangan menyetujui catatan harian tersebut.
Bermasalah Pembimbing Lapangan menilai data presensi/catatan perlu klarifikasi.

Jika ada catatan yang masih menunggu validasi atau bermasalah, tab Presensi & Catatan menampilkan badge angka notifikasi. Angka ini membantu mahasiswa langsung melihat bahwa ada catatan harian yang perlu ditindaklanjuti.

Jika catatan ditandai Bermasalah, mahasiswa dapat melihat alasan dari Pembimbing Lapangan pada kolom validasi. Mahasiswa kemudian dapat mengisi klarifikasi melalui form Kirim Klarifikasi pada baris catatan tersebut. Klarifikasi tidak otomatis membuat catatan menjadi valid; Pembimbing Lapangan tetap perlu membaca klarifikasi dan melakukan validasi ulang jika klarifikasi diterima.

Mahasiswa dapat mencetak form catatan harian dari tab Presensi & Catatan untuk keperluan paraf pembimbing lapangan.

1.20 Cetak Laporan

Mahasiswa dapat mencetak laporan dari tab Penyelesaian pada detail program.

Cetak laporan memuat:

  • Identitas mahasiswa.
  • Program studi.
  • Periode program.
  • Mitra/tempat kegiatan.
  • Dosen pembimbing.
  • Pembimbing lapangan.
  • Email pembimbing lapangan.
  • Rekap presensi.
  • Grafik/ringkasan durasi dan waktu presensi.

Cetak laporan hanya dapat dilakukan jika data penting sudah tersedia, terutama dosen pembimbing dan pembimbing lapangan.

Pada tab Presensi & Catatan, mahasiswa juga dapat mencetak:

  • Cetak Catatan Harian: daftar rencana dan realisasi harian dari pasangan presensi.
  • Cetak Laporan Presensi: rekap presensi masuk/pulang, durasi, jarak, dan status presensi.

Jika nilai sudah final, mahasiswa dapat mencetak Berita Acara Nilai dari tab Penyelesaian. Dokumen nilai terdiri dari:

  • Halaman berita acara nilai.
  • Halaman nilai dosen pembimbing.
  • Halaman nilai pembimbing lapangan.

Dokumen berita acara dilengkapi QR verifikasi keabsahan dokumen.

1.21 Pindah Mitra

Menu: Pindah Mitra

Mahasiswa dapat mengajukan pindah mitra/tempat kegiatan jika memiliki enrollment aktif, periode tidak terkunci, dan layanan pindah mitra sedang dibuka oleh admin.

Jika tombol Ajukan Pindah Mitra diklik dari tab Detail Program, sistem membawa nilai program/periode tersebut ke form berikutnya sebagai Enrollment Aktif.

Data yang diisi:

  • Enrollment/program yang sedang berjalan.
  • Mitra baru yang dituju.
  • Alasan pindah.

Permohonan akan diproses admin/koordinator. Jika disetujui, data mitra pada enrollment diperbarui.

1.22 Perubahan Pembimbing

Menu: Perubahan Pembimbing

Mahasiswa dapat mengajukan perubahan atau pelengkapan data pembimbing jika memiliki enrollment aktif, periode tidak terkunci, dan layanan perubahan pembimbing sedang dibuka oleh admin.

Jika tombol Perubahan Pembimbing diklik dari tab Detail Program, sistem membawa nilai program/periode tersebut ke form berikutnya sebagai Enrollment Aktif. Field usulan dosen pembimbing, nama pembimbing lapangan, HP, dan email pembimbing lapangan akan diisi dengan nilai lama jika data sebelumnya sudah ada, sehingga mahasiswa cukup memperbaiki bagian yang berubah.

Data yang dapat diajukan:

  • Usulan dosen pembimbing.
  • Nama pembimbing lapangan.
  • HP pembimbing lapangan.
  • Email pembimbing lapangan.
  • Alasan pengajuan.

Minimal satu data pembimbing harus diisi. Pengajuan akan diproses admin/koordinator. Jika disetujui, data pembimbing pada enrollment diperbarui.

1.23 Data Mitra dan Peta

Menu: Data Mitra

Mahasiswa dapat melihat data mitra yang tersedia, termasuk lokasi pada peta. Data ini membantu mahasiswa memilih mitra saat pendaftaran.

Peta menggunakan Leaflet dan tile OpenStreetMap. Lokasi dapat ditampilkan sebagai marker, dan sistem dapat memakai koordinat tersebut sebagai acuan presensi setelah enrollment aktif.

1.24 Ringkasan Batasan Penting

Area Batasan
Pendaftaran Profil mahasiswa wajib lengkap, periode tersedia, dan rentang pendaftaran terbuka.
Periode terkunci Pendaftaran, usulan mitra, pindah mitra, dan perubahan pembimbing ditutup untuk mahasiswa.
Toggle layanan Admin dapat menonaktifkan usulan mitra, pindah mitra, atau perubahan pembimbing melalui Konfigurasi Program tanpa menghentikan presensi, pelaporan, seminar, dan penyelesaian.
Dokumen pendaftaran PDF, maksimal 5 MB, berisi Transkrip Sementara + KRS semester saat ini.
Kelayakan S1 Default SKS minimal 100, semester minimal 6, IPK minimal 2,00.
Kelayakan D3 Default SKS minimal 80, semester minimal 4, IPK minimal 2,00.
Kuota mitra Default maksimal 3 mahasiswa per tempat, dapat diubah admin.
Presensi harian Hanya untuk enrollment aktif pada periode yang masih aktif secara operasional.
Presensi harian per hari Maksimal satu masuk dan satu pulang.
Jam presensi default 07:00 sampai sebelum 19:00.
Durasi minimal default 6 jam per hari.
Jarak presensi default Maksimal 5.000 meter dari lokasi mitra.
Foto presensi Wajib kamera realtime, default maksimal 4.096 KB.
Catatan presensi Wajib diisi; masuk menjadi rencana, pulang menjadi realisasi.
Presensi pembekalan Satu kali per event, memakai lokasi pembekalan.
Unggah laporan PDF/DOC/DOCX, maksimal 10 MB.
Seminar Email pembimbing lapangan wajib tersedia dan Laporan Lengkap Bab 1-5 sudah diunggah sebelum pengajuan seminar.

1.25 Alur Singkat Mahasiswa dari Awal sampai Selesai

  1. Login ke SiLAT.
  2. Lengkapi Profil Saya.
  3. Buka Pendaftaran Program.
  4. Pilih program dan periode.
  5. Pilih mitra atau ajukan mitra baru.
  6. Isi data kontak dan pembimbing lapangan.
  7. Isi kelayakan akademik dan unggah PDF bukti akademik.
  8. Kirim pendaftaran.
  9. Tunggu validasi admin/koordinator.
  10. Jika diminta revisi, perbaiki dan kirim ulang.
  11. Jika sudah aktif, ikuti pembekalan jika tersedia.
  12. Lakukan presensi masuk dan pulang setiap hari kegiatan.
  13. Unggah progres laporan sesuai deadline.
  14. Pantau sanksi, status review, dan catatan harian di detail program.
  15. Lengkapi email pembimbing lapangan sebelum pengajuan seminar.
  16. Ajukan seminar setelah Laporan Lengkap Bab 1-5 diunggah.
  17. Ikuti alur ACC seminar, jadwal seminar, dan penilaian sesuai arahan dosen/admin/koordinator.
  18. Cetak laporan atau form catatan harian jika diperlukan.